dulu vs sekarang

Pernah ada momen, dimana isi kepala masih idealis dan baru menerima pemahaman baru tentang kimia.
Hidup dan praktek lagi capek capeknya tiba tiba tongkrongan kayanya anak everthingking semua. Saat kudunya milih menu makanan dikantin, kita sempet sempetnya mikir, minyak yang digunakan penjual melewati 2 kali penyaringan gak ya, mereka terkena radikal bebas udara Jakarta gak ya. Atau sate yang lagi dikipasin arangnya bersifat karsinogenik gak ya. Pokoknya makan jadi gak asik. 

Pernah juga ada momen, gue merasa gak seru ngobrol sama mereka. Sebagai satu satunya mahluk hidup yang memiliki vagina namun tidak berhijab. Alias perempuan yang metal, gue merasa akan disudutkan. Mereka yang berhijab ini obrolannya pasti akan tentang teman - red orang, atau ketuhanan yang maha esa macam sila Pancasila. Sedangkan gue dimasa itu, masih pengen ngobrolin, club' mana yang seru didatengin, konser band apa yang paling happening dll.

But life changing, tapi bukan hidupnya yang berubah. Tapi bagaimana kita memahami hidup itu yang paling penting. Gue gak bilang skrg gue paham sih soal hidup, tapi gue akan bilang, ternyata banyak hal yang setiap pribadi alami yang bikin tiap orang jadi lebih bijaksana. Mudah mudahan kita semua menemui titik itu dalam versi kita masing masing.

terimakasih buat semua teman teman yang hadir dalam Temu Rindu, terimakasih sudah jadi orang hebat versi kalian masing masing namun tetap Karena kalo enggak, gak mungkin setiap punch line yang hadir bisa bikin semua ketawa, pastinya itu Krn kita punya titik pemahaman yang sama, meski cara sampai disitunya kadang beda beda.


Komentar

Postingan Populer